Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
ZAT KIMIA PADA HOME INDUSTRI
"Ini hanyalah sebuah catatan yang mungkin suatu hari bisa digunakan dalam keperluan tertentu. Zat-zat kimia di bawah ini adalah bahan dasar yang bisa digunakan sesuai aturan tertentu
dan bisa dijadikan prosepek indistri"
· A.B.S. Singkatan
AlkylBenzeneSulphonic acid, atau NANSA 1870 (Albright) bahan berbentuk cairan
kental warna coklat tua dan panas digunakan untuk bahan pembersih seperti
deterjen.
·
Aceton, atau Dimetilketon atau
Propanon-2. Berbentuk cairan jernih yang mudah terbakar, berbau cukup menyengat
dan mudah menguap. Digunakan untuk pelarut lemak, lilin, plastik. Penerapan
:sebagai bahan pembuatan nailpaint remover (penghapus pewarna kuku)
·
Aceton peroxide sebagai pemutih
dan pematang tepung dengan dosis seperlunya.
·
Acid Blue = pewarna , Acid
blue1 =Food Blue, collor index=no 422051 dan Acib Blue 3 = Sulphan Blue, no
index 42045
·
Acid Green = pewarna hijau
(C.I. no 44090)
GIGI KUNING JADI PUTIH SECARA ALAMI
"Gigi kuning!!!" .. mungkin itu kata-kata yang cukup menyinggung perasaan ya... he..he..
Memang pada dasarnya gigi tidak putih-putih benar, pasti ada sedikit kuning, karena warna tulang memang demikian, hanya karena tertutup emai, maka warna kuningnya pun tertutupi. Namun karena beberapa hal, maka warna yang seharusnya putih pun menjadi sedikit kuning atau malah tampak kotor dengan bercak-bercak coklat.
Ada beberapa penyebab yang tidak kita sadari, ternyata kebiasaan itu menjadikan gigi kita kurang indah. Di sini saya sedikit share apa dan bagaimana mengatasi gigi kuning, dengan murah dan mudah. Semoga posting ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Memang pada dasarnya gigi tidak putih-putih benar, pasti ada sedikit kuning, karena warna tulang memang demikian, hanya karena tertutup emai, maka warna kuningnya pun tertutupi. Namun karena beberapa hal, maka warna yang seharusnya putih pun menjadi sedikit kuning atau malah tampak kotor dengan bercak-bercak coklat.
Ada beberapa penyebab yang tidak kita sadari, ternyata kebiasaan itu menjadikan gigi kita kurang indah. Di sini saya sedikit share apa dan bagaimana mengatasi gigi kuning, dengan murah dan mudah. Semoga posting ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Ada 6 tips yang bisa dilakukan antara lain :
MENGATASI GULA DARAH
DEFINISI :
Dalam ilmu kedokteran, gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Umumnya tingkat gula darah bertahan pada batas-batas yang sempit sepanjang hari: 4-8 mmol/l (70-150 mg/dl). Tingkat ini meningkat setelah makan dan biasanya berada pada level terendah pada pagi hari, sebelum orang makan. Diabetes mellitus adalah penyakit yang paling menonjol yang disebabkan oleh gagalnya pengaturan gula darah. Meskipun disebut "gula darah", selain glukosa, kita juga menemukan jenis-jenis gula lainnya, seperti fruktosa dan galaktosa. Namun demikian, hanya tingkatan glukosa yang diatur melalui insulin dan leptin.
Dalam ilmu kedokteran, gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Umumnya tingkat gula darah bertahan pada batas-batas yang sempit sepanjang hari: 4-8 mmol/l (70-150 mg/dl). Tingkat ini meningkat setelah makan dan biasanya berada pada level terendah pada pagi hari, sebelum orang makan. Diabetes mellitus adalah penyakit yang paling menonjol yang disebabkan oleh gagalnya pengaturan gula darah. Meskipun disebut "gula darah", selain glukosa, kita juga menemukan jenis-jenis gula lainnya, seperti fruktosa dan galaktosa. Namun demikian, hanya tingkatan glukosa yang diatur melalui insulin dan leptin.
Tanaman Pengusir Nyamuk
LAVENDER
Lavender atau lavendel atau Lavandula adalah sebuah genus tumbuhan berbunga dalam suku Lamiaceae yang memiliki 25-30 spesies. Asal tumbuhan ini adalah dari wilayah selatan Laut Tengah sampai Afrika tropis dan ke timur sampai India. Genus ini termasuk tumbuhan menahun, tumbuhan dari jenis rumput-rumputan, semak pendek, dan semak kecil. Tanaman ini juga menyebar di Kepulauan Canaria, Afrika Utara dan Timur, Eropa selatan (terutama Perancis selatan), Arabia, dan India. Karena telah ditanam dan dikembangkan di taman-taman di seluruh dunia, tumbuhan ini sering ditemukan tumbuh liar di daerah di luar daerah asalnya.
Kegunaan Lain :
Waspadai Demam Berdarah
Demam berdarah (DB) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Terdapat empat jenis virus dengue berbeda, namun berelasi dekat, yang dapat menyebabkan demam berdarah. Virus dengue merupakan virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Penyakit demam berdarah ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di musim hujan yang lembab. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap tahunnya terdapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia
JENIS-JENIS DEMAM BERDARAH
Demam berdarah (klasik)
Demam berdarah menunjukkan gejala yang umumnya berbeda-beda tergantung usia pasien. Gejala yang umum terjadi pada bayi dan anak-anak adalah demam dan munculnya ruam. Sedangkan pada pasien usia remaja dan dewasa, gejala yang tampak adalah demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri pada sendi dan tulang, mual dan muntah, serta munculnya ruam pada kulit. Penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia) dan penurunan keping darah atau trombosit (trombositopenia) juga seringkali dapat diobservasi pada pasien demam berdarah. Pada beberapa epidemi, pasien juga menunjukkan pendarahan yang meliputi mimisan, gusi berdarah, pendarahan saluran cerna, kencing berdarah (haematuria), dan pendarahan berat saat menstruasi (menorrhagia).
Demam berdarah dengue (hemoragik)
Pasien yang menderita demam berdarah dengue (DBD) biasanya menunjukkan gejala seperti penderita demam berdarah klasik ditambah dengan empat gejala utama, yaitu demam tinggi, fenomena hemoragik atau pendarahan hebat, yang seringkali diikuti oleh pembesaran hati dan kegagalan sistem sirkulasi darah. Adanya kerusakan pembuluh darah, pembuluh limfa, pendarahan di bawah kulit yang membuat munculnya memar kebiruan, trombositopenia dan peningkatan jumlah sel darah merah juga sering ditemukan pada pasien DBD Salah satu karakteristik untuk membedakan tingkat keparahan DBD sekaligus membedakannya dari demam berdarah klasik adalah adanya kebocoran plasma darah. Fase kritis DBD adalah seteah 2-7 hari demam tinggi, pasien mengalami penurunan suhu tubuh yang drastis. Pasien akan terus berkeringat, sulit tidur, dan mengalami penurunan tekanan darah. Bila terapi dengan elektrolit dilakukan dengan cepat dan tepat, pasien dapat sembuh dengan cepat setelah mengalami masa kritis. Namun bila tidak, DBD dapat mengakibatkan kematian.
Sindrom Syok Dengue
Sindrom syok adalah tingkat infeksi virus dengue yang terparah, di mana pasien akan mengalami sebagian besar atau seluruh gejala yang terjadi pada penderita demam berdarah klasik dan demam berdarah dengue disertai dengan kebocoran cairan di luar pembuluh darah, pendarahan parah, dan syok (mengakibatkan tekanan darah sangat rendah), biasanya setelah 2-7 hari demam. Tubuh yang dingin, sulit tidur, dan sakit di bagian perut adalah tanda-tanda awal yang umum sebelum terjadinya syok. Sindrom syok terjadi biasanya pada anak-anak (kadangkala terjadi pada orang dewasa) yang mengalami infeksi dengue untuk kedua kalinya. Hal ini umumnya sangat fatal dan dapat berakibat pada kematian, terutama pada anak-anak, bila tidak ditangani dengan tepat dan cepat. Durasi syok itu sendiri sangat cepat. Pasien dapat meninggal pada kurun waktu 12-24 jam setelah syok terjadi atau dapat sembuh dengan cepat bila usaha terapi untuk mengembalikan cairan tubuh dilakukan dengan tepat. Dalam waktu 2-3 hari, pasien yang telah berhasil melewati masa syok akan sembuh, ditandai dengan tingkat pengeluaran urin yang sesuai dan kembalinya nafsu makan.
Ciri ciri demam berdarah
Adapun ciri ciri demam berdarah bila sudah menyerang manusia adalah
1. Tanpa sebab yang jelas tiba-tiba suhu badan bisa naik disertai dengan demam dan panas selama dua sampai tujuh hari berturut-turut.
2. Demam tersebut tidak bisa sembuh meski sudah diberi obat penurun panas dan demam.
3. Perut terasa mual dan selalu ingin muntah serta nyeri. Selain itu nafsu untuk makan dan minum hilang.
4. Nafas menjadi tidak normal dan sesak.
5. Otot di seluruh bagian tubuh terasa pegal dan nyeri.
6. Mata terasa tidak nyaman untuk melihat, terutama ketika memandang ke samping.
7. Kepala mudah pusing dan pening serta terasa berat.
8. Kulit menjadi nampak kemerahan, terutama di bagian muka.
9. Proses BAB menjadi tidak lancar dan bila keluar warnanya juga tidak normal (hitam).
10. Bila suhu badan terus meninggi, kepala terus pusing dan terjadi muntah darah serta hilang kesadaran.
Pertolongan pada penderita demam berdarah
1. Bila seseorang kondisi tubuhnya telah menunjukan ciri ciri demam berdarah seperti yang diuraikan di atas, maka pertolongan pertama yang perlu diberikan adalah :
2. Berilah air minum sebanyak-banyaknya untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan di tubuh penderita.
3. Berilah kompres di bagian kepala dengan kain atau handuk yang dicelup pada air dingin untuk menurumkan deman dan pusing serta panas.
4. Berilah makan makanan yang mengandung trombosit, misalnya jambu biji merah.
5. Usahakan agar penderita terus mendapat asupan makanan yang cukup, meski nafsu makannya tidak ada.
6. Setelah melakukan empat hal di atas namun penderita tidak menunjukan adanya kemajuan yang berarti dan ciri ciri demam berdarah tidak hilang, maka segera saja dibawa ke rumah sakit agar bisa mendapat pertolongan dan pengobatan secepatnya dari dokter.
5 Tanaman Obat Untuk Demam Berdarah
Pepaya (Carica papaya)
- Untuk ramuan DBD, digunakan daun pepaya jantan (pepaya gandul). Daun pepaya mengandung berbagai enzim seperti papain, karpain, pseudokarpain, nikotin, kontinin, miosmin, dan glikosida karposid.
- Manfaat empiris daun pepaya gandul adalah getah daun muda untuk obat pencahar, daunnya merangsang sekresi empedu serta sebagai obat sakit perut, demam malaria, dan penyakit cacing serta membantu proses pencernaan.
- Daun pepaya sudah digunakan sebagai bahan ramuan obat di 23 negara dan mendapat prioritas sebagai tanaman obat utama menurut WHO.
- Hasil penelitian mengenai khasiat daun pepaya menunjukkan bahwa papain pada daun pepaya memiliki efek terapi pada penderita inflamasi atau pembengkakan organ hati, mata, kelamin, dan usus halus. Pembengkakan organ hati ditemukan pada penderita demam berdarah. Di samping itu, daun pepaya juga memiliki aktivitas anti oksidan, anti koagulan, serta menyembuhkan luka lambung dan usus.
Meniran (Phyllanthus niruri)
- Meniran memiliki khasiat sebagai obat anti virus. Senyawa yang ditemukan pada meniran antara lain adalah triterpenoid, flavoniod, tanin, alkaloid, dan asam fenolat.
- Secara empiris, rebusan daun meniran sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit hati, sebagai diuretik untuk hati dan ginjal, kolik, penyakit kelamin, obat batuk, ekspektoran, antidiare, seriawan / panas dalam, dan sebagai tonik lambung.
- Hasil penelitian menunjukkan bahwa meniran berfungsi menghambat DNA polimerase dari virus hepatitis B dan virus hepatitis sejenisnya, menghambat enzim reverse transcriptase dari retrovirus, sebagai anti bakteri, anti fungi, anti diare, dan penyakit gastrointestinal lainnya. Meniran juga memiliki fungsi meningkatkan ketahanan tubuh penderita dengan cara memacu fagositosis sel makrofag, fungsi proliferatif limfosit T, antibodi IgM dan IgG, aktivitas hemolitik, sitotoksisitas sel NK, dan khemotaksis neutrofil dan makrofag.
Kunyit (Curcuma domestica)
- Kunyit telah lama dimanfaatkan dalam ramuan obat tradisional untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit, seperti stomakik, stimulan, karminatif, haematik, hepato-protektor, mengobati luka lambung dan ulser, sebagai pewarna makanan, bumbu, anti spasmodik, anti imflamasi, gangguan pencernaan, dan sebagai insektisida, bahan kosmetik, dan anti oksidan.
- Rimpang kunyit mengandung minyak atsiri (turmeron, zingiberene) dan zat berkhasiat dari golongan kurkuminoid (kurkumin I, II, dan III).
- Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunyit memiliki aktivitas sebagai anti mikroba (berspektrum luas), antivirus HIV, anti oksidan, anti tumor (menginduksi apostosis), menghambat perkembangan sel tumor payudara, anti invasi sel kanker, anti reumatoid artritis (rheumatik), dan untuk mengobati penyakit pencernaan (tukak lambung).
Temu Ireng (Curcuma aeruginosa)
- Temu ireng telah banyak dimanfaatkan secara empiris untuk mengobati sel-sel hati yang rusak. Pada penderita demam berdarah, terjadi kerusakan sel-sel hati.
- Secara empiris temu ireng juga bermanfaat untuk mengobati kolik, luka lambung dan usus, asma, batuk, menambah nafsu makan, memper cepat pengeluaran lokhia setelah melahirkan, mencegah obesitas, rematik, anthelmintik, dan sebagai sumber tepung.
- Temu ireng mengandung minyak atsiri (turmeron, zingiberene), kurkuminoid (kurkumin I, II, dan III) serta alkaloid, saponin, pati, damar, dan lemak.
Jambu Biji (Psidium guajava)
- Daun jambu biji sudah banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Secara empiris, daun jambu biji bersifat anti biotik dan telah dimanfaatkan untuk anti diare, sedangkan buahnya untuk obat pencahar, tanin mempersempit urat darah.
- Daun jambu biji mengandung tanin, minyak atsiri, minyak lemak, dan minyak malat, sedangkan buahnya mengandung vitamin C yang tinggi.
- Hasil penelitian yang dikutip dari berbagai sumber menunjukkan daun jambu biji terbukti dapat menghambat aktivitas enzim reverse transcriptase dari virus dengue, tanin menghambat enzim reverse transcriptase maupun DNA polymerase dari virus serta menghambat pertumbuhan virus yang berinti DNA maupun RNA.
- Hasil uji klinis menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kering daun jambu biji selama 5 hari mempercepat pencapaian jumlah trombosit >100.000/µl, pemberian ekstrak kering setiap 4-6 jam meningkatkan jumlah trombosit >100.000/µl setelah 12-14 jam, tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Dengan demikian, ekstrak daun jambu biji dapat digunakan untuk pengobatan kuratif demam berdarah.
1. Menguras bak mandi sekurang-kurangnya 1 minggu sekali
2. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air
3. Mengganti air Vas bunga/tanaman air seminggu sekali
4. Mengganti air tempat minum burung
5. Menimbun barang-barang bekas yang dapat menampung air
6. Menabur bubuk abete atau altosid pada tempat-tempat penampungan air yang sulit dikuras atau di daerah yang air bersih sulit didapat, sehingga perlu penampungan air hujan
7. Memelihara ikan di tempat-tempat penampungan air
Takaran abate : 1 sendok peres (+ 10 gram) untuk 100 liter air
Takaran altosid : 1/4 sendok peres (+ 2,5 gram) untuk 100 liter
Takaran abate : 1 sendok peres (+ 10 gram) untuk 100 liter air
Takaran altosid : 1/4 sendok peres (+ 2,5 gram) untuk 100 liter
Dari berbagai sumber
Cara Mengatasi Sariawan dalam 1 malam
Weh... kesibukan yang semakin lama semakin padat, sehingga blog tidak keurus sampai lamaaa..sekali. Sebenarnya ada keinginan untuk kembali mengaktifkan blog dan kumpul bareng sahabat-sahabat terbaik saya, namun apa daya... he..he. Di sela-sela waktu yang sempit ini, saya akan memberikan sedikit pengalaman pribadi, barangkali para pembaca pernah mengalami hal yang sama, bisa sedikit memberikan solusi.
Seriawan (disebut pula sariawan) atau stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang tinggi.
Seriawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.
Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.
Seriawan di tempat yang sama selama dua minggu hingga satu bulan dapat dijadikan indikasi adanya kanker rongga mulut. Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.
Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah Scurvy atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.
Beberapa minggu yang lalu saya mengalami hal yang sama, dan kemarin juga mengalami hal serupa. Dan alhamdulillah hanya semalam, pagi ini sudah sembuh seperti sedia kala, tentu saja ini adalah harapan semua orang khan.
Langsung saja ke TKP, yang saya lakukan tadi malam dan beberapa minggu yang lalu adalah :
1. Saya minum ester C 2 tablet
2. Kemudian kumur dengan Zensodine (pasta gigi) kumur cuman sekali. Pada saat kumur, saya usahakan luka pada gusi terbuka (agak keras), dan jangan takut sakit.
3. Sebelum tidur, saya tetesi luka saya dengan obat tetes GOM
Dan... terbukti pagi ini sudah sembuh total.
Semoga bisa membantu, dan bagi para sahabat yang tidak sempat terbalas komennya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Seriawan (disebut pula sariawan) atau stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang tinggi.
Seriawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.
Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.
Seriawan di tempat yang sama selama dua minggu hingga satu bulan dapat dijadikan indikasi adanya kanker rongga mulut. Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.
Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah Scurvy atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.
Beberapa minggu yang lalu saya mengalami hal yang sama, dan kemarin juga mengalami hal serupa. Dan alhamdulillah hanya semalam, pagi ini sudah sembuh seperti sedia kala, tentu saja ini adalah harapan semua orang khan.
Langsung saja ke TKP, yang saya lakukan tadi malam dan beberapa minggu yang lalu adalah :
1. Saya minum ester C 2 tablet
2. Kemudian kumur dengan Zensodine (pasta gigi) kumur cuman sekali. Pada saat kumur, saya usahakan luka pada gusi terbuka (agak keras), dan jangan takut sakit.
3. Sebelum tidur, saya tetesi luka saya dengan obat tetes GOM
Dan... terbukti pagi ini sudah sembuh total.
Semoga bisa membantu, dan bagi para sahabat yang tidak sempat terbalas komennya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Sakit Perut dan Penyembuhannya
Nyeri, mual, kembung, dsb. tidak selalu merupakan gejala sakit maag, tetapi bisa juga akibat terganggunya organ di luar saluran cerna macam hati, ginjal, empedu. Penyebabnya bisa karena makanan tertentu yang merangsang, asam lambung, amuba, kuman yang bandel ditambah stress.
Seorang tetangga mengeluh, lambungnya sering nyeri. Apalagi telat makan atau sehabis makan yang pedas-pedas dan asam. Kalau sudah begitu, ia langsung menenggak obat maag yang bisa dibeli bebas di pasaran. Untuk sementara memang sembuh tapi kemudian kambuh kembali. Lebih-lebih kalau pekerjaan di kantornya menumpuk, belum lagi mengurusi anak-anaknya di rumah.
Ketegangan sering kali membuat kambuh penyakit maag yang sudah cukup lama dia derita. Kata dokter, kondisi lambungnya sebenarnya tidak seberapa serius asalkan ia bisa mengurangi rasa tegang dan makan secara teratur.
Rumitnya sistem pencernaan
Keluhan nyeri atau perih pada perut dan gejala lain macam mual, kembung, mulas, sebah (perut terasa penuh), panas, nyeri ulu hati, cepat kenyang, ditambah diare atau susah buang air besar, tidak selalu menunjukkan seseorang menderita kelainan pada saluran cerna (intra luminer). Bisa juga gejala itu akibat gangguan organ di luar saluran cerna (ekstra luminer), misalnya hati, empedu, pankreas, ginjal, kandungan, dsb.
Keluhan nyeri, mual, kembung, dan kawan-kawannya itu secara medis disebut sindrom atau kumpulan gejala dispepsia.
Bila pasien datang dengan keluhan sakit perut, pemeriksaan umum oleh para dokter hampir selalu berupa wawancara tentang riwayat penyakit, penekanan pada bagian yang sakit, pengetukan perut untuk mengecek kembung atau tidaknya. Pemeriksaan demikian bisa untuk mendiagnosis gangguan pada perut, tetapi belum menjamin tegaknya diagnosis yang pasti.
"Memang tidak mudah mendeteksi penyakit dengan sindrom dispepsi karena, entah sumbernya intra atau ekstra luminer, cetusannya banyak yang sama," tutur dr. H. Chudahman Manan, DSPD, konsultan gastroentero serta patologi saluran cerna dan hati dari FKUI-RSCM, Jakarta. Namun dengan bantuan peralatan yang semakin canggih kini diagnosis bisa lebih tepat.
"Seandainya lewat pemeriksaan USG ternyata kelainan bukan pada ekstra luminer, dokter bisa meneliti dengan saksama bagian alat pencernaan lain mana yang sakit," kata dr. Manan. Sindrom dispepsi pencernaan itu sendiri masih terbagi lagi menjadi dua, yakni ulcerlike dyspepsia (kerusakan lokal, luka atau borok pada permukaan dalam saluran cerna) dan non ulcer dyspepsia seperti radang esofagus (dengan gejala rasa panas di dada akibat asam lambung masuk ke esofagus), dismotilitas (kurang normalnya gerakan alat pencernaan), serta kelainan nonspesifik lainnya.
Melihat betapa rumitnya sistem pencernaan kita, tidak heran kalau penyakit pada pencernaan yang panjang melingkar-lingkar ini sulit dideteksi. Organ pencernaan itu mulai dari saluran esofagus (kerongkongan), lambung, usus halus yang terdiri atas usus 12 jari, jejunum dan ileum, usus besar, sampai anus.
Lambung sendiri terbagi dalam 3 bagian, yakni fundus (puncak), korpus atau badan, serta ruangan menuju usus dua belas jari (antrum). Proses cerna dimulai dari lambung ini dengan bantuan asam lambung dan enzim-enzim. Proses penyerapan makanan dilakukan sepanjang usus halus serta penyerapan air dan elektrolit terutama pada usus besar. Pembuangan sisa makanan dilakukan dari anus (dubur).
Sedangkan usus buntu yang terletak pada pertemuan usus besar dan usus halus berbentuk kantung kecil dan menempel pada kantung usus fungsinya tidak penting, sebab itu kalau dipotong tidak membawa masalah apu pun.
Lambung tidak tahan gempuran
Di antara sekian banyak gangguan sistem pencernaan, menurut dr. Manan, pasien dengan keluhan nyeri pada lambung paling banyak penderitanya, mulai yang akut sampai kronis. Sakit lambung umumnya terjadi akibat serangan asam lambung yang tinggi atau terlalu banyak makan makanan yang bersifat merangsang (pedas, asam, kopi, alkohol, nikotin, bakmi yang mengandung air abu, obat tertentu). Makanan yang "tajam" ini menggasak dinding lambung. Faktor stres juga bisa menjadi pencetus karena meningkatnya asam lambung. Karena melemahnya daya tahan dinding lambung terhadap serangan tadi, kehadiran zat-zat merangsang itu menyebabkan lambung terasa sakit, nyeri, mual, mulas, kembung dan ada kalanya sampai menimbulkan luka (peptic ulcer).
Gejala khas sakit lambung atau maag, berupa rasa nyeri atau pedih pada ulu hati meskipun baru saja selesai makan. Namun kalau rasa pedih hanya terjadi sebelum makan atau di kala lapar dan mereda sehabis makan, biasanya itu cuma akibat produksi asam lambung berlebihan; yang bersangkutan belum menderita sakit maag.
Kalau sering bertahak (bersendawa), itu pun belum merupakan pertanda sakit lambung. Sebab, bertahak hanyalah mekanisme pencernaan untuk mengurangi kembung secara refleks.
Memang ada orang yang dinding lambungnya mudah terkikis, ada pula yang tahan gempuran. Apa sebabnya, masih merupakan misteri. Diduga karena faktor bawaan, pola makan yang salah, atau menahan tekanan batin cukup berat.
Kedua karena melemahnya daya tahan dinding lambung terhadap gempuran, sehingga sedikit saja zat-zat penyerang tadi datang, perut sudah merasa sakit, perih dan mulas.Sekarang diketahui bahwa melemahnya daya tahan ini biasanya disebabkan adanya infeksi kuman Helicobacter pilori. Lambung akan lebih mudah diserang kuman ini jika sebekumnya dinding lambung sudah mulai terkikis oleh makanan-makanan yang disebut di atas tadi. Sekarang ini makin banyak penderita sakit maag yang sekaligus juga diserang kuman H pilori ini, sehingga tidak jelas lagi yang mana yang lebih dulu datang. Kuman H pilori itu ataukah kelemahan dinding akibat gerusan berbagai macam zat tadi.
Keluhan kembung yang disebabkan menumpuknya gas di dalam perut serta tidak lancarnya proses gerakan usus yang mendorong udara tertumpuk untuk turun ke bawah dan keluar, juga tidak selalu menandakan sakit lambung. Tapi bisa karena faktor ekstra luminer.
Sakit maag pada awalnya diobati secara simtomatik dengan pemberian obat yang menetralisasi atau menghambat produksi berlebihan asam lambung (jenis antasid) atau obat penghambat produksi asam yang memperbaiki motilitas (sistem gerakan usus). Apabila setelah dua minggu obat tidak memberikan reaksi yang berarti, dokter akan memeriksa dengan bantuan peralatan khusus seperti USG, endoskopi, dll.
Penyakit maag akut umumnya penatalaksanaannya lebih mudah daripada yang kronis. Pada jenis akut biasanya belum ada gejala kerusakan yang jelas pada dinding lambung; mungkin hanya disebabkan oleh berlebihnya produksi asam lambung sesaat atau akibat makanan "tajam" yang terlalu banyak. Sedangkan pada jenis kronis penderita bisa mengalami pembengkakan atau radang pada dinding lambung, luka, sampai perdarahan membentuk peptic ulcer atau gastric ulcer.
Gara-gara kuman bandel
Semula para gastroenterolog menduga gangguan pencernaan atau ulcer pencernaan yang tak kunjung sembuh itu akibat terlalu banyak merokok, minum alkohol, pola hidup serta pola makan yang salah. Belakangan, menurut Manan, penyakit pencernaan yang demikian banyak dihubungkan dengan kuman Helicobacter pylori (H. pylori). Kuman ini bisa bertahan hidup karena mempunyai kemampuan mengubah situasi lingkungan yang sesuai baginya. Berbentuk cocoid, kuman ini sekali waktu tertidur, tapi di kala lingkungan hidupnya sedang menunjang (misalnya asam lambung meningkat), ia terbangun.
Celakanya, kuman ini tidak mempan terhadap obat-obatan maag atau perut biasa. Hasil penelitian menyatakan, kuman ini berperan dalam penyakit ulcer pencernaan terutama pada lambung dan usus 12 jari kambuhan (80%) maupun penyakit kanker pencernaan (60 - 70%).
Di negara maju ataupun tidak gangguan pencernaan oleh kuman H. pilori itu sama tingginya. Di Jepang, menurut Majalah Look Japan, 70% penduduk di atas usia 40 yang menderita ulcer lambung serta ulcer usus 12 jari, sebagian besar terinfeksi kuman ini.
Menurut dr. Oei Kim Ie, M.D., Ph.D., ahli bedah gastroenterologi RS Pertamina, Jakarta, yang pernah lama tinggal di Jepang, memang banyak pekerja kantor yang memburu kenaikan posisi di Negeri Sakura itu menderita ulcer usus. "Diduga karena terlalu banyak stres ditambah pola makan serta hidup tidak teratur," kata Oei. Namun kalau dulu penderita ulcer kebanyakan harus dibedah, kini dengan adanya obat khusus tidak perlu lagi.
"Di Indonesia pun sekarang pasien dengan sindrom dispepsi yang sering kambuh dicurigai mengidap kuman tersebut," kata Manan. Di RSCM, menurut dr. Manan, banyak ditemui pasien pengidap kuman H. pylori, Sementara dari pengamatan Dr. Amal Sutopo, ahli penyakit dalam dari RS Pertamina, kasus dengan H. pylori hanya satu dua pasien; belum mengkhawatirkan.
Deteksi adanya kuman ini bisa dilakukan secara noninvasif, yakni melalui pemeriksaan serologi (pemeriksaan serum darah; positif atau tidak) serta tes urea pernapasan (urea breath test).
Dalam tes urea pernapasan, penderita diberi minuman yang mengandung zat karbon urea. Beberapa saat kemudian tubuhnya dimiringkan ke kiri dan ke kanan dalam posisi berbaring. Selanjutnya, ia diminta mengembuskan napas kuat-kuat, udara yang ke luar ditampung dalam tabung. Udara tersebut dipantau oleh kadar karbon yang dilabel tersebut. Namun pemeriksaan noninvasif ini belum dilakukan di Indonesia.
Sedangkan pemeriksaan invasif berupa pemeriksaan histologi atau patologi anatomi serta pemeriksaan CLO (campylobacterilike organism) sudah bisa dilaksanakan di RSCM, Jakarta. Caranya, hasil biopsi (pengambilan contoh jaringan) jaringan pencernaan dicampur dengan zat khusus. Selang 24 jam campuran itu akan memberikan hasil dalam bentuk warna. Warna kuning menunjukkan hasil negatif, warna merah positif.
Ada lagi pemeriksaan dengan cara kultur atau pembiakan jaringan (pengambilan jaringan atau biopsi lewat endoskopi). Seperti ditulis Look Japan, selain pengambilan jaringan dengan cara endoskopi tadi masih ada cara lain, yakni dengan sistem PCR (polymerase chain reaction). Caranya, cairan perut disedot melalui selang yang dimasukkan lewat lubang hidung. Karena cara ini dianggap kurang praktis dan pasien sedikit menderita, kini ditempuh cara lain yaitu dengan entero-test yang lebih praktis.
Metode temuan AS ini menggunakan kapsul bertali nilon (lihat gambar). Kapsul berukuran normal ini ditelan dengan bantuan air, tapi ujung tali tetap ditahan di luar mulut. Tali nilon yang daya serapnya tinggi ini cepat menyerap cairan dari perut. Setengah jam kemudian, pasien dapat menarik tali nilon secara perlahan-lahan keluar dari mulut. Cairan yang menempel pada tali kemudian dites di laboratorium. Dengan tes ini diharapkan kelainan bisa terdeteksi tepat sehingga bisa dipilih terapi yang pas.
Sementara itu para ahli masih mempertanyakan, bagaimana kuman ini sampai masuk ke tubuh manusia. Ada yang menduga, ia berasal dari air yang kita minum (meskipun sudah direbus), tapi para ilmuwan Inggris belakangan mencurigai ludah serta kotoran kucing sebagai penyebar kuman ini.
Kanker usus besar terbanyak
Kalau sekadar penyakit maag ringan, cukup diobati dengan golongan obat antasid atau obat penenang. Namun kuman H. pylori harus diobati dengan kombinasi 2 macam antibiotik, yakni Tindazole dan Clariabotic, yang memberantas kuman tidak hanya berhenti pada tingkat penyembuhan tapi sampai ke tingkat eradikasi atau penyapuan bersih kuman dari tubuh.
Tidak seperti antibiotik lain (misalnya Eritromicin atau Macrolide yang banyak digunakan untuk mengobati radang tenggorokan dan sering berefek sampingan pada lambung), antibiotik ini tidak menimbulkan masalah pada lambung. Namun biasanya obat diberikan dalam dosis optimal dengan jangka waktu 1 - 2 minggu. "Kalau dengan pengobatan sampai tingkat kesembuhan pada ulkus usus dua belas jari tanpa antibiotik hasilnya sampai 30%, tingkat keberhasilan dengan eradikasi tanpa kekambuhan bisa mencapai 80 - 90%," kata Manan.
Selain kuman H. pylori dan asam lambung, gangguan perut juga bisa karena kekurangan enzim dengan keluhan sistem buang air besarnya sering tidak normal dan sering merasa mual. Pengobatannya tidak sulit, hanya dengan penambahan enzim, terutama setelah makan makanan tinggi lemak.
Dr. Oei menambahkan, di negara tropis seperti Indonesia, banyak juga gangguan terhadap usus besar (kolon) yang disebabkan oleh amuba. Gejalanya hampir sama, yakni mengalami sindrom dispepsia, ada kalanya ditambah diare berkepanjangan, faeses berlendir, buang gas kurang sedap, sampai perdarahan. "Amuba ini, kalau tidak diberantas, bisa menembus dinding usus masuk ke hati bahkan otak," kata Oei.
Bahkan, tambah Oei, jaringan amuba yang menumpuk bisa merupakan biang keladi kanker usus dan hati. Itu sebabnya, setiap kali ada pasien dengan sindrom dispepsia yang tak kunjung sembuh dianjurkan untuk memeriksakan faeses untuk mendeteksi ada tidaknya amuba di dalamnya. Obat Flagyl yang biasa digunakan oleh Oei untuk memberantas amuba ini merupakan kombinasi dari obat Clarithromycin dan Metronidazole, yang diminum selama 5 hari. "Memang timbul reaksi seperti mual dan lidah kering, tapi amuba akan terberantas bersih dengan obat itu," kata dr. Oei.
Buang air besar bercampur darah, diare terus-menerus, atau sembelit berkepanjangan, juga bisa dicurigai sebagai gejala penyakit kanker usus. Untuk memastikannya bisa dilakukan tes darah CEA (Carsino Embryonic Antigen) atau dengan biopsi. Kalau di Jepang dan Chile, kanker pencernaan pada lambung terbanyak penderitanya, di Indonesia dan di negara Barat yang terbanyak kanker pada kolon (di RS Pertamina 1 - 2 orang pasien dalam seminggu, rata-rata berusia 60 tahun ke atas). Diduga penyebab utamanya adalah diet makanan yang salah (terlalu banyak lemak, kurang serat). Usaha utama penyembuhan kanker kolon ini tidak lain dengan jalan operasi.
Gejala khas ekstra luminer
Ada kalanya gejala khas intra luminer dan ekstra luminer sulit dibedakan. Dokter memberikan beberapa "kunci" tambahan untuk mengetahui adanya gangguan ekstra luminer. Pada gangguan batu empedu, misalnya, selain sindrom dispepsia seperti kembung, mual, sakit ulu hati dll., putih mata sering nampak kuning, sakit perutnya periodik, sekali waktu kolik (rasa sakit yang tak tertahankan akibat organ berongga tersumbat), terjadi kekakuan dinding perut, dan faeses terkadang berwarna seperti dempul (keputihan) pada kasus sumbatan empedu total.
Pada gangguan ginjal, rasa sakit dimulai dari pinggang belakang atas, lari ke perut bagian bawah depan. Sedangkan pada gangguan pankreas yang berfungsi mengeluarkan enzim pencernaan, rasa sakit atau nyeri terasa di sekitar pusar. Acap kali terjadi gangguan sistem buang air besar (diare atau sembelit) serta ada kalanya secara mendadak kadar gula darahnya meningkat walaupun tidak ada keturunan (diabetes sekunder).
Sedangkan kelainan pada hati dibarengi dengan rasa lemas, kurang nafsu makan, mata kuning, dan kadar SGPT-SGOT meningkat.
Pada gangguan sistem reproduksi (rahim dan indung telur) selain rasa kembung berkepanjangan, ada kalanya vagina mengeluarkan cairan tidak normal.
Bakmi berbahaya, cabai tidak
Untuk menjaga kesehatan pencernaan, dr. Manan menyarankan, hendaknya membiasakan hidup dan makan secara teratur. Bila timbul gejala sakit perut, untuk sementara memang bisa dibantu dengan obat-obatan yang tersedia di rumah. Karena asam lambung menurun segera setelah makan dan naik lagi 1 - 3 jam setelah makan, maka obat maag sebaiknya dikonsumsi lebih kurang satu jam sehabis makan. Obat sirup lebih cepat menyerap dibandingkan obat tablet. Pil mengandung antasida, menurut penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, sebaiknya tidak diminum berbarengan dengan antibiotik karena dikhawatirkan akan membentuk kompleks tak larut. Bila setelah 2 - 3 hari gejala tetap ada, hendaknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Kambuhnya penyakit maag dapat dihindarkan dengan mengatur waktu makan. Sebaiknya penderita makan sedikit demi sedikit tapi sering. Bila Anda sering menderita sariawan hendaknya tidak terburu-buru minum vitamin C, sebab bisa jadi gara-garanya gangguan pada pencernaan yang disebabkan jamur, bakteri, atau alergi.
Tentang benar tidaknya cabai dan makanan bercuka merupakan pantangan bagi penderita gangguan pencernaan, dr. Manan menyatakan, "Saya tidak membiasakan pasien untuk berpantang segala macam makanan. Kalau sedang kambuh, memang sebaiknya untuk seminggu dua minggu berpantang, tapi setelah sembuh silakan makan kembali asalkan dalam jumlah yang seimbang." Cabai sebenarnya mempunyai kemampuan untuk melindungi mokusa lambung. Cuma memang ada konsentrasi-konsentrasi tertentu yang tajam.
Sebaiknya hindari makan bakmi berlebihan, khususnya dalam keadaan perut kosong, karena air abu yang menguningkan bakmi sangat tajam bagi lambung. Sebaliknya, makanan berserat yang banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan sangat dianjurkan untuk membantu kerja alat pencernaan.
Menurut dr. Manan, para pengidap sakit maag yang menjalankan puasa di bulan Ramadhan tidak perlu terlalu khawatir. "Dalam keadaan tenang dan banyak berdoa, insya Allah kondisi kesehatan kita akan lebih baik," katanya. Asalkan di waktu buka puasa menghindari makanan yang terlalu merangsang: mengandung lemak tinggi, terlalu pedas atau asam. Jangan lupa untuk makan vitamin selama menjalankan ibadah puasa ditambah obat penghambat produksi asam lambung dosis ringan bila perlu.
1. Menghilangkan peradangan dan infeksi dinding lambung:
- dengan tanaman obat untuk maag yang bersifat anti inflamasi dan anti infeksi atau anti biotik.
2. Memperbaiki fungsi-fungsi organ lambung yang terganggu:
- memperkuat dinding lambung dan mengurangi kepekaan dinding lambung dengan tanaman obat yang secara spesifik disebut untuk maag
- memperbaiki fungsi dan keseimbangan kelenjar perut
- memperbaiki aktifitas pencernakan dengan tanaman obat yang bersifat mendinginkan perut
3. Memperbaiki efektifitas dan fungsi lambung yang lemah, dengan tanaman obat yang berfungsi:
- stimulus sirkulasi
- memperkuat lambung
- membersihkan racun
4. Menciptakan lingkungan yang mendukung perbaikan fungsi lambung dengan :
- memperlancar peredaran darah dengan olahraga
- pengaturan makan dan makanan
- juice therapy untuk memperoleh vitamin, serat dan asam-asam pencernaan.
Tanaman obat untuk Radang Lambung Akut dan Kronis :
1. Alpukat / Persea Americana M.
2. Andong / Cordyline fruticosa (L) A.C.
3. Beluntas / Pluchea indica L.
4. Bangle / Zingiber purpureum Roxb.
5. Bidara upas / Merremia mammosa
6. Cabe Jawa / Piper retrofractum
7. Ceguk / Quisqualis indica L.
8. Cincau rambat / Cyclea barbata
9. Daruju / Acanthus ilicifolius Linn.
10. Daun sendok / Plantago mayor
11. Daun ungu / Craptophyllum pictum
12. Gendola / Basella rubra Linn
13. Iler / Caleus artopurpureus
14. Jintan / Coleus amboinicus
15. Jombang / Taraxacum mongolicum Hand-Mazz
16. Kasingsat / Cassia accidentalis
17. Kayumanis cina / Cinamomum cassia
18. Keji beling / Strobilanthes crispus
19. Kembang telang / Clitoria ternatea
20. Kesumba keling / Bixa orellana
21. Ketepeng cina / Cassia alata L.
22. Ketepeng kecil / Cassia tora L.
23. Krokot / Portulaca oleracea
24. Kunyit / Curcuma longa Linn
25. Lidah buaya / Aloe vera L.
26. Mengkudu / Morinda citrifolia
27. Patikan kebo / Euphorbia hirta L
28. Pepaya / Carica papaya
29. Pule pandak / Rauvolvia serpentine (L) BK
30. Pulutan / Urena lobata L.
31. Puring / Codiaeum varigatum
32. Rumput mutiara / Hedyotis corymbosa
33. Salam / Syzigium polyanthum (W) W.
34. Sambiloto / Andrographis paniculata (B) N.
35. Sambung nyawa / Gynura procumbens B.
36. Selasih / Ocinum basilicum
37. Sosor bebek / Kalanchoe pinnata Pers
38. Takokak / Solanum torvum Swartz
39. Tampal besi / Phylanthus reticulates
40. Tapak liman / Ipomoea pae L.Sres – capr.
41. Temulawak / Curcuma xanthorhiza.
Langganan:
Postingan (Atom)













