This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

SANDIWARA RADIO SAUR SEPUH & TUTUR TINULAR

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bagaimana kabar Sahabat hari ini? Semoga selalu dalam suasana bahagia bersama orang-orang sekitarnya, selalu diberi kemudahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa serta tetap semangat dalam menjalankan aktivitas demi pribadi, keluarga, atau orang-orang di sekitar kita yang lebih baik di masa depan. Amiin.
Baiklah dalam kesempatan yang indah ini, saya masih ingin mengumpulkan serpihan-serpihan masa lalu yang berkaitan dengan dua Sandiwara Radio yaitu SAUR SEPUH dan TUTUR TINULAR. Kisah sandiwara radio yang pernah di tayangkan pada era 80-an s/d 90 an .

Dua sandiwara ini memiliki muatan sejarah cukup valid yang mungkin dalam buku literatur tidak tertuliskan secara detail, namun di dua sandiwara ini cukup disampaikan secara rasional dan cukup sesuai dengan alur kisah sesungguhnya (sudah saya cross check pada beberapa sumber-sumber sejarah bisa dipercaya).

SAUR SEPUH karya Alm Bapak NIKI KOSASIH mengisahkan tentang tokoh-tokoh pada kerajaan Madangkara, Kuntala, Sanggam, Salingkuh (Kerajaan Dewangga) adalah murni kisah Fiksi, dan dalam sejarah tidak ada. Namun adalah beberapa kisah yang diambil dari sejarahKerajaan-kerajaan yang real, berdasarkan tulisan-tulisan pada prasasti dan candi-candi yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatra, dalam hal ini ada kesesuaian yang ada dalam sejarah. Termasuk kerajaan Pajajaran, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Malaka, dsb.Ada 18 Episode dan masing-masing terdapat 60 seri pada tiap episodenya.

Kekuatan pada Sandiwara Radio ini adalah kisah-kisah romantis yang cukup membuat pendengar merinding dan terhanyut secara emosional, petuah-petuah tentang tata krama, pola pikir budaya yang luhur, serta bagaimana menjadi seorang pemimpin yang bijaksana, hal-hal baru yang berhubungan dengan budaya-budaya negara lain. Sejarah kerajaan-kerajaan masa lalu yang cukup rasional dan jelas.  Secara umum cerita ini ditampilkan secara apik dan terutut serta menarik untuk diikuti, ditambah lagi disajikan oleh para pemain-pemain yang sangat profesional menjadikan sandiwara ini benar-benar mampu memberikan kesan-kesan yang sangat bagus. 

Kelemahan pada sandiwara Radio ini : Kisah ini berhenti di tengah jalan. setelah episode terakhir (Sepasang Walet Putih) sepertinya ada episode berikutnya untuk menuntaskan kisah ini. Namun sampai saat ini eposide Saur Sepuh tidak pernah muncul lagi.

 TUTUR TUNULAR Karya Alm Bapak S. TIDJAB mengisahkan tentang tokoh-tokoh yang hidup pada masa akhir kerajaan SINGOSARI sampai dengan awal berdirinya kerjaan MAJAPAHIT. Tokoh seperti KAMANDANU, MEI-SIN, SAKAWUNI, RANUBAYA, TONG BAJIL  dan sebagainya adalah tokoh-tokoh fiksi. Dalam sandiwara ini Bapak S. Tijab mencoba mengilustrasikan sejarah serasional dan alami (dalam pandangan pengarang) dengan berbagai permasalahan, konflik-konflik internal yang terjadi dalam kerajaan Singasari, Kendiri dan Majapahit, hingga munculnya pemberontakan dari beberapa pendiri Majapahit (Ranggalawe, Gajah Biru, Lembusora, Nambi dsb), hal ini yg menjadikan kita bisa lebih memahami sejarah lebih detail. Disajikan dalam 24 Eposiode yang secara keseluruhan terdapat 720 seri.

Kekuatan pada Sandiwara Radio ini alunan musik khas yang banyak mengambil musik tradional Bali klasik, serta musik moderen yang sesuai membuat cerita ini mengajak kita ke masa lalu. Kisah konflik yang rumit, dengan berbagai solusi yang terkadang membuat kita berfikir keras untuk bisa memahami arti sebuah kebaikan dan keburukan. Arti ketabahan, kejujuran, jiwa kesatria dengan berbagai ujian. Kisah ini secara garis besar disajikan dengan cukup menegangkan dengan berbagai konflik yang rumit dan cerdas. 

Kelemahan pada Sandiwara Radio ini  Kisah ini dipenuhi intrik, kekejaman, penyiksaan dan hal-hal yang sangat sadis, sehingga kurang tepat jika dinikmati oleh anak-anak.

Dibalik baik buruknya sebuah cerita, tentu kembali kepada sekenario cerita, bagaimana seorang Sutradara dan kepiawaian seorang aransemen musik yang baik serta didukung oleh para pemain-pemain yang profesional, yang sangat menguasai para perwatakan masing-masing tokoh.  

Bagi Anda yang pernah menikmati/mendengarkan atau mungkin saat ini Anda sedang mendengarkan cerita ini baik di Youtube ataupun download berbagai situs, Pasti penasaran, seperti apa wajah tokoh-tokoh yang menjadi pemain cerita ini. (Saya juga sangat penasaran) Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya ingin menampilkan suasana dan wajah para tokoh para masa itu (Saat sandiwara ini dibuat).
 

Nah para sahabat, mari kita nikmati foto-foto jadul dibalik dua cerita sandiwara radio, yang saya kumpulkan dari beberapa situs, dan sahabat juga bisa mendownload cerita ini lengkap pada bagian paling bawah dari halaman ini.


Neni haryoko, margareth

Asdi dan Feri fadli

Neni haryoko, yuli muliana, maria oentoe

Feri dan ivone

Feri dan lukman tambose

Ana Sambayon, Mario Kulon

Feri, Ely Ermawatie, Idris Afandi

03

Rio Sempana,Margareth

Haryoko, Yuli Muliana

Ivone Rose, Feri, neni haryoko

Mario Kulon, A.P Burhan

M.Aboed (rompi hitam)

Tato, Sri Muji, Hari, Siska

Maria Oentoe, Idris Afandi

Asdi,neni haryoko,pungki,idris afandi,ivone rose,arif

Berdiri Kiri-Kanan : Lukman Tambose,Beny,Feri Fadli,Petrus Urspon,Iwan Dahlan,Hari Akik,Rusli,Heri Dhosa
Jongkok Kiri-Kanan : Asdi Suhastra,Bambang Jeger

 

Bagi Sahabat yang ingin mengenang masa lalu atau bagi yang belum pernah tahu bagaimana sih cerita sandiwara ini silahkan download pada link di bawah ini. Jangan khawatir pada blog ini saya usahakan  selalu Gratis untuk para sahabat 😀

SAUR SEPUH

  1. Darah Biru
  2. Perjalanan berdarah
  3. Singgah sana berdarah
  4. Banjir Darah di Bubat
  5. Satria Madangkara
  6. Darah Putra Sanggam
  7. Pesangrahan Keramat
  8. Kembang Gunung Lawu
  9. Telaga Rena Mahawijaya
  10. Mutiara Dari Timur
  11. Air Mata Di Madangkara
  12. Titisan Darah Biru
  13. Istana Atap Langit
  14. Langit Membara di Bumi Jamparing
  15. Diatas Langit Ada Langit
  16. Saur Sepuh Perawan Bukit Lejar
  17. Memburu Harta dan Singgasana
  18. Sastrawan Jamparing  
  19. Sepasang Walet Putih 

TUTUR TINULAR :

Semoga Blog ini bermanfaat, terima kasih atas kunjungannya, jika ingin menyampaikan pesan-pesan tertentu, silahkan Sahabat mengisi di kolom komentar. "Sukses untuk Anda"

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Sumber :  

Catatan : mohon maaf untuk google drive [saur sepuh] yg terkunci, isinya masih belum saya upload / belum lengkap.

SANDIWARA RADIO SAUR SEPUH FULL EPISODE



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bagaimana kabar Anda para sahabat? Semoga selalu sehat, bahagia, dan tetap bersemangat menyongsong hari-hari dalam lindungan Allah SWT, Aamin. Lama sekali saya tidak pernah posting sesuatu di blog ini, karena beberapa kesibukan offline yang cukup menguras waktu, sehingga tidak sempat ketik-ketik seperti dulu 😉

Baiklah, kali ini saya ingin mengenang kembali masa lalu, era 80-an, dimana telivisi jarang yang punya, dan itupun hanya TVRI yang tayang mulai jam 4 sore  sampai 12 malam, sementara yang punya hanya Kepala Desa, sehingga bisa dibayangkan, orang nonton televisi sampai menggelar tikar di rumah kepala desa, seperti orang lihat tontonan / hiburan di lapangan 😆
Jika hari Minggu, acara televisi tayang mulai jam 7 pagi sampai jam 12 malam, dan biasanya bagian rumah Kepala Desa ada sebuah ruang terbuka semacam aula, yang umumnya digunakan untuk acara semacam POSYANDU (zaman sekarang), sehingga itu digunakan masyarakat sekitar untuk nonton TV 😅, sementara TVRI sebagian menayangkan kegiatan resmi pemerintah, informasi pembangunan, berita, dan sangat sedikit acara hiburan (acara musik, film, dsb). Maka, saat itulah, hiburan yang paling diidolakan masyarakat adalah Radio (itupun tidak setiap orang punya, mungkin harganya sangat mahal waktu itu 😅 )

Tahun-tahun itulah muncul beberapa sandiwara radio yang menjadi idola masyarakat. Seingat saya  ada beberapa Sandiwara Radio yang cukup terkenal macam : Butir-Butir Pasir Dilaut, Trinil, Saur Sepuh, Tutur Tinular, Misteri Gunung Berapi dll.

Kali ini saya ingin memposting tentang Sandiwara Radio Saur Sepuh. Sebab sandiwara radio ini cukup memberikan pengalaman lucu waktu itu. Untuk sekedar mendengar acara ini, saya harus merayu-rayu tetangga sebelah untuk mau mutar radio 😅, bahkan jika yg punya radio pergi / tidak ada dirumah, saya harus keliling kampung  (rumah saya di kampung 😅 ) mencari radio yang berbunyi, untuk sekedar mau memutar acara sandiwara ini :) saya yakin bagi sahabat yang lahir di era 70-an ke bawah, pasti mengalami suasana yang sama dengan saya.

Mengapa kisah ini cukup melegenda pada anak-anak dan dewasa era 70 - 80an, Selain isinya banyak sekali petuah-petuah bijak yang didasarkan atas pemikiran yang luhur dan mampu diaplikasikan dalam gambaran tokoh baik bagaimana berbicara, berperilaku dan memutuskan suatu perkara yang bijak. Selain itu kisah ini diramu dengan peristiwa-peristiwa yang alur yang indah, dan terkadang membuat pemirsa merasa ikut takjub. Hal ini saya pribadi salut kepada Alm Bapak Niki Kosasih yang sangat cerdas dalam memanjakan emosional pendengar. Di tambah lagi, pemeran dari masing-masing tokoh yang pas dengan skenarionya, membuat sandiwara ini seperti hidup nyata dalam kisah yang sungguh-sungguh. Sakin fanatiknya, banyak sekali pendengar yang benar-benar mencari keberadaan Kerajaan Madangkara, baik secara sejarah, manu skrip, bahkan rela bertualang mencari di tempat, berdasarkan sandiwara yang di dengar 😅 dan tentu saja tidak bakal ketemu. Tetapi masih saja ada yang meyakini bahwa tokoh Brama itu ada 😆. 

Namun, dibalik itu semua, menunjukkan bahwa Sandiwara Radio ini benar-benar berkesan di hati para pemirsanya.  Bahkan setelah sekian puluh tahun tidak mendengar, dan saat ini saya mencoba mengikuti kembali, memang hal ini masih tetap berkesan seperti dulu.

Nah, bagi para sahabat yang lahir di era 90-an akhir ke atas, di mana zaman sudah berubah, tentu pernah mengikuti cerita ini lewat sinetron-sinetron televisi. dan menurut saya muatannya banyak yang melenceng dari kisah asli dari Sandiwara Radionya. Kalau suruh memilih, saya lebih menghargai kisah aslinya yaitu versi Sandiwara Radionya.

Oke deh, tanpa berpanjang lebar, monggo bagi sahabat yang ingin bernostalgia, atau sahabat-sahabat muda yang hobi tentang sastra dan ingin menikmati kisah aslinya. Silahkan download di Youtube atau situs mana saja dan ikuti kisahnya sebagai mana daftar urutan yang benar di bawah ini :

Daftar Lengkap Saur Sepuh Versi yang benar :

  1. Darah Biru
  2. Perjalanan berdarah
  3. Singgah sana berdarah
  4. Banjir Darah di Bubat
  5. Darah Putra Sanggam
  6. Darah Putra Sanggam
  7. Pesangrahan Keramat
  8. Kembang Gunung Lawu
  9. Telaga Rena Mahawijaya
  10. Mutiara Dari Timur
  11. Air Mata Di Madangkara
  12. Titisan Darah Biru
  13. Istana Atap Langit
  14. Langit Membara di Bumi Jamparing
  15. Diatas Langit Ada Langit
  16. Saur Sepuh Perawan Bukit Lejar
  17. Memburu Harta dan Singgasana
  18. Sastrawan Jamparing  
  19. Sepasang Walet Putih 

 
Bagi sahabat yang malas searching dan download satu - persatu. Saya hanya menawarkan, bahwa saya juga punya koleksi lengkap versi mp3. Kurang lebih 11 GB. Yang dekat dengan rumah saya, monggo mampir dan silahkan copy sepuasnya 😆, bagi yang jauh dari rumah, silahkan pesan, nanti saya kirim via pos atau agen pengiriman yang ada ke alamat sahabat. Hub. No. WA 085 2300 923 18, tinggal ganti DVD sama ongkirnya. 
 

Udah deh, sementara ini dulu ulasan saya, semoga bermanfaat bagi para sahabat. dan semoga hari ini dan esok adalah hari yang terindah dan penuh kebahagiaan bagi kita semua Amiin.

Wasalamu'alaikum Wr. Wb.

MENYISIPKAN GAMBAR VIA MAIL MERGER WORD

Pertanyaan yang sangat bagus tersebut belum bisa kami berikan jawabannya karena setelah dicoba berulang-ulang selalu gagal, setelah cari referensi dengan searching di internet ternyata banyak blogger yang menulis bahwa penyisipan gambar dalam Mail Merge tidak bisa dilakukan untuk Ms Word versi 2007 dan 2010, termasuk peserta yang bertanya juga telah searching di internet dan juga menemukan informasi yang sama alias tidak bisa dilakukan pada Ms Word versi 2007 dan 2010 namun hanya bisa dilakukan pada versi Word 97 dan Word 2003.
Permasalah bagus ini merupakan tantangan untuk menambah wawasan keterampilan yang telah dimiliki sebelumnya dan hasil coba-coba selanjutnya dengan referensi yang telah didapat dari hasil searching ternyata penyisipan file gambar dalam mail merge menggunakan Ms Word 2007 dan 2010 juga dapat dilakukan, beginilah langkah-langkahnya :
  1. Siapkan file Gambar atau file Foto dalam satu folder yang sama dengan file induk dan file data.
  2. Siapkan data yang akan disisipkan dengan format Ms Excel
Gambar1
  1. Buat salah satu kolom dalam data tersebut yang digunakan untuk menampilkan link ke file Gambar atau file Foto seperti gambar di atas dengan langkah berikut :
    1. Letakan pointer pada baris data yang sesuai
    2. Klik Tab Ribbon Insert, Pilih icon Hyperlink sehingga ditampilkan kotak dialog berikut :
Gambar2
    1. Pilih nama file gambar yang diinginkan.
    2. Klik tombol OK.
  1. Simpan dan Tutup data tersebut.
  2. Buatkan dokumen induk pada Ms Word.
  3. Klik tab Ribbon Mailings – Start Mail Merge – Directory.
  4. Klik icon Select Recipients – Use Existing List.
  5. Pilih file data yang telah dibuat dengan format Ms Excel sebelumnya
  6. Sisipkan nama-nama field yang diperlukan melalui klik icon Insert Merge Field berulang-ulang sampai semua field yang diperlukan masuk dalam dokumen induk.
  7. Pilihlah atau bloklah bagian field gambar atau field foto, selanjutnya tekan tombol Alt + F9 untuk menampilkan code sumber field sehingga tampilan field menjadi seperti : 
{ MERGEFIELD Foto }
    dimana Foto adalah nama field yang berisi foto atau gambar
  1. Bloklah code sumber field tersebut selanjutnya tekan tombol Ctrl + F9 sehingga ditambahkan tanda kurung kurawal di depan dan di belakang code sumber field tersbut menjadi seperti :
{{ MERGEFIELD Foto }}
  1. Pada posisi kursor (diantara dua kurung kurawal buka) tuliskan IF TRUE.
  2. Bloklah code sumber field yang telah ditambah tulisan IF TRUE tersebut selanjutnya tekan tombol Ctrl + F9 lagi sehingga ditambahkan tanda kurung kurawal di depan dan di belakang code sumber field tersebut menjadi seperti :
{{IF TRUE{ MERGEFIELD Foto }}}
  1. Pada posisi kursor (diantara dua kurung kurawal buka sebelum IF TRUE) tuliskan INCLUDEPICTURE dan tambahkan tulisan \d sebelum kurung kurawal terakhir sehingga code sumber field tersebut menjadi seperti : 
    {INCLUDEPICTURE{IF TRUE{ MERGEFIELD Foto }}\d}
  2. Tekan tombol Alt + F9 kembali untuk menyembunyikan code sumber field tersebut.
  3. Klik icon Preview Results maka data akan disisipkan kedalam dokumen induk termasuk gambar atau foto yang diinginkan.
Semoa tulisan ini juga bermanfaat bagi pembaca sekalian yang sudah meluangkan waktunya untuk berkunjung ke situs ini, terima kasih, copy paste dari :

https://stmikplk.ac.id/menyisipkan-gambar-dalam-mail-merge/comment-page-1/

MENGATASI DESIMAL MAILMERGI DI WORD


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Bagaimana kabar hari ini? Semoga kita semua selalu sehat dan semangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.  Amin.
Pada kesempatan ini, saya akan sedikit membagikan tips, yang sebenarnya sudah cukup lama disampaikan oleh banyak sekali nara sumber, namun tiada salahnya kalau saya sampaikan lagi  untuk sekedar mengingat. Sebab walau terlihat mudah dan sepele, namun kalau sudah blank, repot juga 😀.

Kasus ini biasanya dialami oleh operator sedang bermail angka Mailmerge dengan menggunakan data source excel. Sebagaimana contoh gambar di bawah ini :

Saat kita memasukkan data di excel, bentuk format bisa kita atur sedemikian rupa, tetapi saat kita masukkan data tersebut ke dalam Word, ternyata bentuknya menjadi seperti itu. Nah.. mari kita ikuti langkah-langkah di bawah ini, agar angka di word menjadi normal seperti di excel.

Langkah pertama klik pada data mailmerge di word seperti ini :
 

tambah kode  : \#”0.00” di belakang fild angka seperti di bawah ini :

 maka bentuknya akan seperti ini :
Semoga bermanfaat