This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

KISAH PARA ALAS KAKI

 Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Apa kabar sahabatku? Terima kasih yang tak terhingga, karena telah sudi membuka Blog saya ☺ ini, semoga hari ini Anda selalu diberi kebahagiaan, dan kemudahan dalam melakukan kebaikan-kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Amiin.
Pada kesempatan ini, saya menulis sebuah catatan inspirasi yang muncul manakala ada suatu hal yang sangat mengganggu dalam fikiran saya. Kisah ini mampu mengubah apa yang menjadi pandangan saya sebelumya. Semoga kisah sederhana ini, dapat menginspirasi Anda, dan selamat membaca mulai awal sampai akhir cerita. 

Suatu hari, saya terdiam, duduk sendirian di salah satu bangku semen, depan kantor sekolah, tepatnya dibawah pohon beringin yang cukup besar. Disana sudah tidak terlihat lalu-lalang siswa, karena waktu sudah menunjukkan jam pulang lebih 30 menit. Tampak di kejauhan, bagian kebersihan mengambil sampah di tong-tong sampah, kemudian di masukkan dalam gerobak dorongnya, dari tengah gedung ke gedung yang lain, yang kemudian diantarkan ke TPS sekolah.

Saya melihat sepatu yang masih terpasang di kaki, saya berguman dalam hati, "Wahai sepatu, sungguh sial nasibmu. Sejak engkau diciptakan/dibuat, takdirmu selalu diinjak. Berapa mahal hargamu, pasti diinjak, berahadap dengan sesuatu yang kotor, menjijikkan, berbahaya, jorok, dan segala sesuatu yang dipandang rendah oleh orang."

"Mestinya engkau sakit hati dan iri dengan topi, yang selalu berada di atas kepala. Tiada lebih tinggi posisinya selain topi. Dan sejak topi dibuat sudah ditakdirkan berada di atas. Wahai sepatu, pernahkah kau menyalahkan nasibmu? Pernahkan kau punya keinginan untuk merubah nasib mu?"

Saya berfikir, bagaimana cara sepatu dapat menerima takdirnya dengan ikhlas???

Lalu muncullah gambaran di sebuah pojok rumah depan pintu samping, saat tengah malam, terdapatlah di sana sebuah rak sepatu yang terdiri atas beberapa alas kaki yang berbeda. 1. Sepatu Kulit, 2. Sepatu Olah Raga, 3. Sendal Jepit, 4. Sepatu Boot, 5. Sepatu Mewah yang masih terbungkus baru berada di posisi lebih tinggi dari yang lain.

Terjadilah percakapan antar beberapa alas kaki sebagai berikut :


[Sepatu Kulit Mewah]

Dengan bangga ia bercerita tentang pengalaman selama ini. "Wahai kalian semua, tahukan kalian apa yang aku alami selama ini? Aku selalu dibawa berjalan-jalan di tempat berkelas, hotel, bandara, tempat -tempat mewah, dan bertemu dengan orang-orang penting, dan intinya saat hal yang paling istimewa, maka yang digunakan adalah aku, bukan yang lain." (katanya sambil tersenyum bangga)

[Sepatu Olah Raga]

"Yah, walaupun aku tidak pernah diajak ke tempat2 itu, tapi kalau urusan fisik, olah raga, dan kegiatan yang memerlukan aktifitas aktif, maka pasti aku yang dipakek. Sepak Bola, lari-lari, basket, atau kegiatan yang sifatnya aktif, pasti aku yang dipakek. Sebab aku lentur, empuk, dan nyaman. Gak mungkin pakek kamu Si Sepatu Kulit. Mungkin sekali aktifitas, kamu sudah robek, atau bahkan kaki tuan rusak, lecet semua, gara-gara kamu." ia bercerita sambil tersenyum-senyum ngejek ke sepatu Kulit Mewah.

[Sendal Jepit]

"Kisah ku sedikit berbeda dari kalian, walau aku gak pernah diajak ke tempat mewah, berkelas, atau dibuat kegiatan olah raga, tetapi pengalamanku gak kalah seru dengan kalian. Kalau sudah urusan ibadah di masjid, ke pasar, ke tempat-tempat yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari, pasti aku yang dipakek. Tempatku lebih bermacam-macam, dan lebih luas". Sambil membusungkan dada dan tersenyum puas.

[Sepatu Bot]

"Kalau urusan ekstrim, kalian semua tidak ada apa-apanya di banding aku. Yang aku hadapi pasti hal-hal yang berbahaya. Batu padas, tanah lempung yang lengket, paku-paku, besi yang tajam, pecahan kaca, api, kotoran binatang yang menjijikkan, tempat beracun dan tempat lain yang gak mungkin kuat kalian hadapi." Sambil menundukkan badan menunjukkan ia lebih senior dari semua alas kaki di sana.

[Sepatu Mewah]

 Mendengar teman-temannya bercerita, ia merasa sangat sedih. Melihat itu teman-temannya yang ada di bawah bertanya-tanya. Sepatu kulit berkata "Kenapa kamu?" Sepatu Mewah menjawab, "Memang dibanding kalian, harga ku paling mahal, tetapi, keberadaanku di sini tiada ada orang yang tahu. Sejak beli sampai sekarang, hanya berada dalam bungkus. Tidak ada pengalaman apa-apa, tidak kemana-mana, dan diam seolah tidak ada gunanya".

Dari  percakapan mereka dapat saya tarik kesimpulan bahwa, mereka mendapatkan wawasan, pengalaman, pengakuan, kebanggan, manakala mereka digunakan / diinjak. Mereka akan menjadi pilihan spesial, manaka kala dia digunakan pada situasi khusus. Mereka istimewa di tempatnya, dan merasa luar biasa pada saat dan tempat yang cocok dengan mereka. Walau bentuk dan harga mereka berbeda, tetapi semua memiliki fungsi yang unik dan istimewa.

Sementara yang tidak diinjak/dipakek, maka tidak akan memiliki sesuatu yang istimewa bagi dirinya. Berapapun mewahnya, berapa pun mahalnya, tetap saja seperti hampa, dan tidak bisa menikmati apa-apa.

Jawaban dari pertanyaan saya, "bagaimana cara sepatu dapat menerima takdirnya dengan ikhlas?" Adalah manakala ia tahu akan siapa dirinya, hal istimewa apa yang dia miliki, dan menikmati segala proses dengan penuh bangga, tanpa membanding-bandingkan sesuatu yang berbeda dengan dirinya.

Bayangkan andai sepatu Kulit, merasa dirinya adalah topi,  dan tidak mau menjadi sepatu, ngeyel ingin menjadi topi.  Tentu yang punya akan segera membuangnya begitu saja, karena tidak sesuai dengan harapannya. Atau bahkan menghancurkannya, karena si sepatu yang ingin di atas kepala, tentu sangat mempermaulan dirinya  jika dilihat orang.

Nah, dari kisah sederhana ini, semoga para sahabat dapat mengambil hikmah. Dengan harapan, kita akan menjadi orang yang lebih bijaksana dalam menghadapi hidup yang semakin penuh tantangan ini.

Terima kasih, sudah membaca sampai akhir.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


KUMPULAN SANDIWARA RADIO SAUR SEPUH

SAUR SEPUH 01 TITISAN DARAH BIRU 
 

SAUR SEPUH 05 SATRIA MADANGKARA 

 

SAUR SEPUH 06 DARAH PUTRA SANGGAM 
 
   
SAUR SEPUH 07 PESANGGRAHAN KERAMAT
 
 

Mengapa Menulis?


Assalamu'aialikum Wr. Wb. 
Selamat datang di Blog saya, apa kabar hari ini? 
Semoga tetap diberi kesehatan, semangat, dan kekuatan metal untuk selalu memberikan sesuatu yang terbaik dan positif bagi umur kita, baik untuk orang-orang terdekat kita, maupun siapa saja yang dapat kita jangkau sejauh pandangan mata kita.

Menulis adalah sebuah aktivitas mencoret-coret media dengan huruf dan angka yang mampu dibaca / dimengerti oleh orang lain. Tujuan penulis pun bermacam-macam, ada yang sekedar menjiplak, ada yang ingin menyampaikan sesuatu, ada yang ingin menginterpretasikan dirinya kepada orang lain, ada yang memang disuruh nulis karena tugas ☺yah ... bermacam-macam lah.

Dalam hal ini, saya sendiri tidak bisa mengaku sebagai seorang penulis :) karena pada dasarnya beberapa prosedur, struktur, serta aturan jurnalistik itu ada, sementara saya sendiri sama sekali tidak tahu tentang itu semua:)  

Tetapi karena menulis adalah sesuatu yang menurut saya menyenangkan, yah saya tulis saja apa yang ada di kepala saya, entah bagus atau tidak, itu saya serahkan kepada yang membaca. Harapan saya, apa yang menjadi pemahaman, pengalaman, dan beberapa hal baru yang saya temukan, bisa bermanfaat bagi orang lain. Selain dari itu, blog adalah sebuah buku catatan "yang dijamin awet", serta dapat dibuka kapan saja, dimana saja "asal ada akses internet", yang barangkali suatu saat kita lupa dan membutuhkan catatan itu lagi. 

Makanya, pada setiap kesempatan, saya menyampaikan kepada anak-anak didik saya, untuk membiasakan mencatat sesuatu entah pada media apa, selain untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, juga dapat memperkuat memori di kepala. 

Sebab semakin bertambah usia, semakin banyak pula masalah-masalah baru yang terkadang membutuhkan konsentrasi tinggi dan memori besar untuk dapat menyelesaikannya, sehingga data-data lama yang mungkin jarang dipakek, dimasukkan recycle bin otak, ter-remove secara nggak sengaja ☺ ... kali aja sih... lha pas lagi butuh ...... blank deh ... ☺

Ada hal yang sangat menyenangkan dari kegiatan menulis, selain kita belajar untuk menyampaikan sesuatu yang bisa dengan mudah dipahami orang lain, selain itu saat kita menulis, saya ibaratkan, kita adalah seorang penguasa tak terkalahkan. Kita mau nulis apa saya, pendapat apa saja, dan jalur kemana saja, semua dapat kita lakukan dengan sebebas-bebasnya, semau-maunya, dan walau banyak yang tidak setuju dengan tulisan kita, hal itu sama sekali tidak mempengaruhi apa yang sudah kita tulis. Apalagi itu adalah sebuah karangan cerita, kita mampu menciptakan tokoh siapa saja, karakter bagaimana saja, tempat dimana saja, dan akhir yang bagaimana, semuanya terserah kita. Tetapi tentu saja harus ada etika, tata krama, sehingga tulisan kita, bisa diterima oleh kalangan apa saja, serta mampu menampilkan seberapa baik kualitas tulisan yang kita buat.   

Dari pengalaman saya menulis sebuah cerita, bahwa cerita yang berkesan adalah kisah yang berasal dari kisah nyata yang kita tuangkan dan sedikit tambahan penguatan. Apalagi saat kita menulis, kita mampu merasakan aura emosi cerita yang kita tulis, kemudian merasakan alur nada-nada yang kita sampaikan, sehingga membentuk sebuah gelombang kisah yang terkadang hati kita benar-benar mampu hanyut dalam suasana cerita. Dalam hal ini, emosi yang muncul bukan sebuah pemaksaan diri yang keras untuk menghanyut-hanyut, tetapi seperti sebuah kekuatan yang mampu menggiring alur dengan hangat dan lembut, sehingga seolah seperti menaiki roller coaster, yang kadang turun tajam menukik, dan terkadang menanjak tinggi dan membuat adrenalin berdenyut kencang. Dan yang paling menyenangkan adalah manakala saat kita menuangkan sebuah tulisan, tanpa terasa  hati terharu dan air mata menetes,..dan saya jamin kisah  akan menjadikan sebuah kisah yang benar-benar mampu menyentuh siapa saja. Intinya seberapa baik kemampuan kita mengendalikan emosi tulisan itu, maka akan semakin baik pula hasil karya tulis yang kita buat.  

Memang masing-masing penulis memiliki karakter yang berbeda-beda, tergantung dari sikap, karakter, dan pola pikir penulis untuk bagaimana dia merasa puas dengan karya-karyanya. Tetapi yang paling saya tidak suka kepada penulis yang tujuannya merusak mental pembaca, memberi opini-opini yang tidak benar, serta mengajak sesuatu untuk berbuat pepecahan dan kerusakan, yang pada akhirnya menimbulkan hal-hal yang negatif bagi pembacanya, dan saya anggap mereka itu adalah penjahat yang sangat berbahaya dan harus segera di jerakan. 

Mereka sebenarnya orang-orang yang sangat cerdas, akan tetapi dimanfaatkan sebuah kepentingan yang tidak baik, hanya kepentingan satu orang, tetapi menghancurkan banyak orang. Karena itu pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan, mohon sadarlah dan berhentilah, harga yang tidak seberapa itu, tidak akan sebanding dengan harga kerusakan yang mungkin bisa menghancurkan mental manusia, sepanjang masa.

Terlepas dari itu semua, bahwa hasil karya tulis yang baik adalah karya tulis yang mampu memberikan kesan mendalam kepada pembacanya, serta mampu mengubah pola pikir pembaca ke arah yang  positif dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Nah, bagi yang mau belajar menulis, ini ada bebera tips yang mungkin bisa dilakukan :
  1. Tentukan dulu, materi apa yang ingin kita tulis, Di sini pilih dorongan hati yang paling kuat untuk kita ungkapkan dalam tulisan nanti.
  2. Agar tulisan nanti dapat runtut dan arahnya jelas, buatlah sebuah kerangka tulisan, simpel saja, tidak usah mencari-cari yang kita tidak tahu atau tidak begitu ingin kita ungkapkan. Susun dari awal sampai akhirnya. Kuncinya adalah "apa, mengapa, bagaimana"
  3. Untuk mempercepat proses penulisan, siapkan bahan-bahannya, seperti sumber-sumber datanya, pendapat-pendapat ahli, rumusan-rumusan tertentu, dan gambar atau ilustrasi-ilustrasi nanti kita tampilkan untuk menguatkan tulisan kita.
  4. Kalau bahan-bahan dirasa sudah lengkap, tinggal menyiapkan suasana hati :), kalau saya pribadi, biasanya menyiapkan kopi hitam manis ketal :) tapi itu terserah si penulis, bagaimana agar kita lebih rileks dan mudah konsen. Dan satu lagi, agar lebih asyik, putarlah sebuah lagu instrument yang mendorong tema tulisan kita. Ini sangat penting untuk menguatkan gaya tulisan kita.  Contohnya : kita mau nulis sebuah atikel yang membahas tentang perang, nah... putar aja lagu-lagu orkestra yang bernuansa perang. Misal kita menulis yang berhubungan dengan cinta, putar saja lagu-lagu yang bernuansa romantis. 
  5. Bertanyaan yang paling sering adalah bagaimana kita memulai menuils? atau kata-kata apa yang akan kita tulis? Nah... untuk hal ini pilih sebuah kalimat yang membuat orang penasaran untuk melanjutkan membaca. Misal : "Pernahkan anda berpikir kalau saat ini di sebelah anda ada hantu?"  dan sebagainya.
  6. Selanjutnya sesuai dengan kerangka tadi, kita tulis apa-apa yang ada di dalam benak kita. Jangan lupa sering membaca kembali tulisan kita, untuk mengecek apakah kata-katanya sudah enak kita baca, atau ada kesalahan ketik.
  7. Jika kita mengalami kesulitan untuk mengungkapkan sesuatu yang kita sendiri tidak begitu memahami dengan arti katanya, maka gunakan pendapat para ahli, kamus, atau artikel pendukung lainnya untuk memudahkan pemahaman kita. Dengan tujuan, agar kita tidak salah arti, dan itu cukup tidak nyaman kalau ketahuan orang suatu saat nanti.
  8. Setelah seluruh artikel kita tulis, selanjutnya  waktunya untuk menghias tulisan. Menghias tulisan ini maksudnya agar tulisan kita lebih berkesan lebih. Caranya adalah memberikan ilustrasi-ilustrasi / gambar-gambar, pada sisi-sisi tertentu. Untuk gambar, upayakan sesuaikan dengan suasana tulisan, misal : saat tulisan kita bernuansa semangat berapi-api, maka ilustrasinya cenderung berwarna merah, atau pas lagi sedih, beri ilustrasi yang berwarna abu-abu dan sebagainya.
  9. Terakhir, setelah semua dirasa sudah sesuai dengan harapan kita, maka jangan lupa sampaikan permohonan maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan bagi pembaca. Ini dimaksudnya untuk memberikan kesan, bahwa kita tidak ingin berniat buruk, tetapi karena kita tidak sempurnya, maka mungkin saja ada hal-hal di luar kemampuan kita, yang menyebabkan tulisan kita menyinggung perasaan orang lain, sehingga tidak menjadikan masalah di suatu saat nanti.  
Oke deh, sementara itu corat - coret saya, semoga apa yang sedikit saya tulis ini bermanfaat bagi siapa saja. Dan mohon maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan.

Terakhir, semoga kita semua tetap dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, selalu diberi kemudahan, dan keberhasilan atas apa yang telah kita upayakan, serta semakin menjadikan kebahagiaan kita baik di dunia maupun di akhirat nanti. Amiiin.













  



FILM ANIMASI CHINA

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam sehat, semangat, selalu bahagia☺!!!
Bagaimana kabar sahabat hari ini? semoga selalu dalam keadaan baik, baik untuk diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitarnya. Memang saat ini kita berada dalam sebuah sejarah kehidupan manusia yang benar-benar baru dalam kehidupan di bumi ini. Kita tidak perlu menyesal, menggerutu, atau bahkan menyalahkan pihak-pihak tertentu. Munculnya COVID-19 yang sampai hari ini masih saja belum berhenti (2019 - 2021), sejarah merombak segala tatanan yang sudah tertanam kuat-kuat di dalam jiwa, menjadi berubah dan pada dasarnya kita tidak lagi mampu mempertahankannya. Hal ini harus kita yakini, bahwa sehebat-hebatnya manusia, tidak mampu bisa menjadikan situasi demikian seolah-olah membalik telapak tangan, tetapi campur tangan Yang Maha Kuasa yang menghendaki demikian.
Oleh karena itu, kita sebagai makhluk hidup yang ingin panjang umur dan tetap bisa menikmati dunia yang indah ini, harus berusaha berbuat yang sebaik-baiknya tentu demi keselamatan lahir batin dan juga menjaga hubungan baik dengan orang lain. Tidak perlu terlalu terobsesi Corona, tetapi imunitas diri lebih ditingkatkan tanpa harus merusak hubungan dengan orang lain.

Pada kesempatan ini, saya ingin sedikit membagi beberapa kisah dari negara China melalui film animasinya. China???? Kok??? nah... nah....nah... banyak orang pasti akan berasumsi sedikit kurang baik kepada China, padahal China, Indonesia, Jawa, Amerika, Eropa, Australia, Arab dan sebagainya, sama-sama manusia, yang tentu mempunyai kebutuhan dan kepentingan yang sama.  Butuh makan, butuh hidup, dan sebagainya demi keluarganya, kehidupannya, masa depannya.  Adapun cara-caranya, semua bangsa memiliki cara baik, dan cara kurang baik, itu dilakukan oleh semua orang, tanpa terkecuali kita sendiri, walau itu dalam hal kecil.

Yang perlu kita garis bawahi, kekuatan opini, asumsi, memang sengaja dibangun untuk sebuah kepentingan, yang "belum tentu lebih baik" dari saat ini. "Ambisi yang dipaksakan tentu ada hal-hal yang kurang baik di dalamnya, tetapi hal-hal yang baik, tanpa harus dipaksakan (ditunjuk2 an), suatu saat akan muncul sebagai sebuah keindahan dan kemuliaan.

Di luar daripada itu, pada kisah ini, ada beberapa pelajaran yang kita petik yang didalamnya ada semangat pantang menyerah, etos kerja, budaya, intrik, politik yang bisa ambil dari sisi positifnya saja, untuk sebuah pembelajaran hidup, bahwa dunia ini tak semudah yang kita bayangkan, dan tidak sesulit yang kita pikirkan, semuanya kembali kepada kejujuran kita pada diri sendiri, dan penerimaan kita tentang apa adanya kita saat dipandang/dinilai orang lain.

Baiklah untuk mempersingkat cerita ini beberapa kisah yang menurut saya cukup berkesan untuk hiburan dan semangat saat berada dalam "SEJARAH BESAR PANDEMI DUNIA" ☺




Sementara ini dulu yang saya tulis, semoga bermanfaat bagi para sahabat.
Terima kasih telah berkunjung. 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.